Sunday, August 25, 2013

Review Materi Cinta Tanah Air

Kita memiliki kewarganegaraan Indonesia, tinggal di Indonesia, melakukan berbagai jenis aktivitas di negara ini, dsb. Tanpa dipungkiri lagi kita merupakan bagian dari Indonesia. Indonesia adalah tanah air kita, dan sebagai mahasiswa ITB, kita harus cinta dengan tanah air kita. Kita sadar bahwa rasa cinta terhadap tanah air harus ditanamkan sekuat mungkin agar kita tidak kehilangan jati diri dan identitas diri kita sendiri. Sebuah bangsa akan musnah jika masyarakat yang berada di dalamnya tidak mencintai bangsanya sendiri. Sedangkan sebuah bangsa akan maju, kuat, dan kokoh jika masyarakat yang berada di dalamnya mencintai bangsanya sendiri. Perwujudan cinta tanah air dapat beragam jenisnya. Misalnya dari kebiasaan kita untuk membeli produk dari dalam negeri dan melakukan pengabdian masyarakat, yang sering dilakukan oleh mahasiswa sebagai bentuk rasa peduli terhadap masyarakat sekitar.

oleh:
Riesant Ahmadi
FTMD, 16913242

Review "Cinta Tanah Air" by Jayen Aris Kriswantoro



“...CINTA itu tentang memberi, bukan diberi...”

CINTA TANAH AIR!!!

Kita sebagai warga negara yang baik, kita selalu mencintai tanah air, Indonesia. Sebagai wujud kecintaan kita terhadap bangsa yang indah ini, kita bisa melakukan beberapa mulai dari kecil sampai yang besar cakupannya. Yang terpenting, kita bisa memberikan bukti nyata kalo kita benar-benar mencintai tanah air ini...

Antara lain:
Membuang sampah pada tempatnya

Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar

Hemat listrik dan air

Membayar pajak sesuai yang telah ditentukan

Dal sebagainya.....

SEMANGAT PERUBAHAN NASIONAL!!!

Review Materi Visi Ketuhanan

mentor : Kang Aznan

Allah SWT itu ada, dan kita harus mengimaninya. Alasan mengapa kita diciptakan yaitu untuk beribadah kepada pencipta kita. Sebagai orang yang beragama kita diharapkan untuk memiliki sebuah visi atau cita-cita yang berdasarkan aspek-aspek ketuhanan dan kita semua harus berusaha untuk menggapainya dengan bersungguh-sungguh. Visi tersebut dapat juga dikatakan sebagai visi yang berdasarkan ketuhanan atau Visi Ketuhanan. Mahasiswa harus memiliki Visi Ketuhanan agar tidak kehilangan arah dan tidak lupa kepada Sang pencipta. Kita semua harus mendedikasikan seluruh hidup kita hanya untuk Allah SWT, karena Dia-lah yang membuat kita semua bias ada di dunia ini.

oleh:
Riesant Ahmadi
FTMD, 16913242

Resume "Visi Ke-Tuhan-an" by Jayen Aris Kriswantoro


“...Tuhan merupakan sumber dari segala jenis sumber kehidupan di dunia...”

         Kata-kata tersebut memang memilki arti sangat luas jika diartikan secara kritis. Mengapa? Jawabannya memang sudah sangatlah jelas, karena memang hanya Tuhanlah yang bisa memegang seluruh peristiwa yang terjadi di dunia ini.

         Kita sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Mahakuasa, kita wajib memiliki tujuan hidup yang selalu berorientasi kepada jalan yang dianjurkan atau diperbolehkan oleh Tuhan. Hal tersebut memnag wajib dan fardhu ain untuk dilakukan oleh setiap individu yang hidup di dunia ini. Karena hal tersebut memang sangatlah urgent yang perlu mendapatkan perhatian secara intensif dari masing-masing individu. Segala yang hidup suatu saat pasti akan menemui suatu kematian dan harus meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Kemanakah perginya? Tentu jawabannya kembali kepada Sang Pencipta yakni Tuhan kita semua.

         Visi hidupku pun juga tidak muluk-muluk. Menurut saya, visi hidup itu tak perlu suatu yang wah dan terlihat besar dihadapan orang lain. Hal lain yang paling penting dalam memilki visi adalah mudah direalisasikan, bermanfaat bagi lingkungan dan diri sendiri serta berorientasi pada perintah yang Mahakuasa, Tuhan. 

Review Materi Urgensi Kemahasiswaan

Urgensi kemahasiswaan terdiri dari lima poin penting, yaitu:
1. Tridharma
Tridharma merupakan tiga hal yang menjadi dasar kemahasiswaan. Tiga dasar itu adalah: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian.
2. PPoP
PPoP merupakan singkatan dari Posisi, Potensi, dan Peran. Mahasiswa memiliki posisi sebagai masyarakat yang terdidik, Memiliki potensi untuk kreatif, kritis, semangat, independen, idealis, multidisiplin ilmu, dan memiliki jaringan yang kuat, dan memiliki peran sebagai Agen of Change (agen perubahan), Guardian of Value (penjaga norma-norma), dan Iron Stock (pengganti generasi tua).
3. Arah Gerak Mahasiswa
Arah gerak mahasiswa memiliki dua dimensi, yaitu dimensi vertikal dan dimensi horizontal. Dimensi vertikal memiliki makna bahwa arah gerak mahasiswa berkiblat kepada pemerintah. Disamping dapat memberikan sesuatu kepada pemerintah, mahasiswa juga harus berani untuk mengkritisi dan mengoreksi berbagai kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah. Dimensi Horizontal bermakna bahwa arah gerak mahasiswa juga berkiblat masyarakat. Maksudnya adalah mahasiswa harus dapat memberi manfaat yang baik kepada masyarakat banyak.
4. Keluarga Mahasiswa (KM) Keterangan:
Kongres memiliki kedudukan tertinggi dalam KM. Dibawah kongres terdapat kabinet, tim beasiswa, dan Majelis Wali Amanat Mahasiswa (MWA-M) dan Tim MWA. MWA-M, Tim MWA, dan Kabinet lebih terikat dengan Kongres dibandingkan dengan Tim Beasiswa, yang bertugas untuk mencari beasiswa. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) merupakan perwakilan Kongres yang berada di setiap jurusan. HMJ dan Unit-unit yang tersebar di ITB berkoordinasi dengan kabinet sebagai wadah penampung di bidang minat dan keprofesian bagi seluruh mahasiswa ITB.
5. Budaya Mahasiswa
Budaya Mahasiswa ada sebelas, yaitu dekat dengan masyarakat, pandai memimpin, diskusi, suka menulis, peduli alam, inovasi, kewirausahaan, apresiasi, integritas akademik, wawasan kebangsaan, dan kreatif.

oleh:
Riesant Ahmadi
FTMD, 16913242

Hasil Observasi Sabtu, 24 Agustus 2013

OBSERVASI


REVIEW:
Narasumber I          : Mbak Rika
Alamat                    : Jalan Sekeloa 11
Pekerjaan                : Pedagang

             Permasalahan sampah di daerah Sekeloa menurut narasumber yang disebutkan di atas adalah banyaknya sampah berserakan yang ada di daerah sekitar sungai atau selokan. Namun, permasalahan sampah tersebut kurang berpengaruh terhadap daerah yang ditinggali narasumber tersebut. Karena tempat tinggal narasumber berada di area yang cukup tinggi dan jauh dari sungai atau selokan utama yang berada jauh di bawah tempat tinggalnhya.
Menurut narasumber, jalur sanitasi sering macet dan pernah sesekali banjir. Dan sering tercium bau tidak sedap yang bersumber dari selokan tersebut. Ditambah lagi apabila setelah hujan, pasti akan tercium bau yang menyengat disertai banjir atau luapan air selokan tersebut. Namun pada saat terjadi banjir tersebut, penduduk yang arenya tergenang tidak perlu mengungsi. Hal yang membuat miris, daerah yang paling parah terkena dampak negative dari sampah itu adalah daerah sekitar Kantor Kelurahan. Dan lebih parahnya lagi, sampai saat ini belum pernah ada tindakan dari pihak Pemerintah Desa. Sudah jelas, dari Pemerintah Desa asaja tidak ada kepedulian sama sekali, apalagi dari Pemerintah Kota.

Hakikat dan visi hidup berdasarkan ketuhanan dan kebebaaan substansial

Resume mentoring:

Hakikat hidup: bagaimana cara sesorang memandang hidupnya. Kita seharusnya memandangnya secara islam. Oleh karena itu ada kewajiban yg harus dilakukan. diantaranya beribadah kepada Allah SWT.


Visi: tujuan hidup agar hidup kita menjadi terarah. Visi ini harus di terapkan dengan hakekat, yang merupakan alasan kita hidup.

   Keberadaan kita di dunia membuktikan bahwa tuhan itu ada. Ada pendapat sains yang mengatakan bahwa manusia muncul dengan sendirinya, namun itu tidak rasional.   Kenapa yakin Allah adalah tuhan kita? Karena islam itu rasional, hukum-hukumnya sesuai dengan kehidupan kita. Kenalilah tuhan kita lebih dalam, lewat sifat-sifatnya (asmaul husna), dan lain-lain. Setelah itu jadikan Allah SWT sebagian tujuan yang jelas hati kita pikiran kita untuk menjalankan tujuan yabg lebih besar. Karena Allah itu yang membuat hidup kita bermakna dan terarah. Kenapa kita harus beragama? Karena hati kita butuh itu, untuk menentukan arah dan mengisi kekosongan. Dan Alquran diajamin Allah keasliannya yang tidak akan berubah sepanjang zaman.  

Di Islam diajarkan pula toleransi. Sesuai dengan surat al-kafirun kita dapat berinteraksi dan berperilaku dengan orang-orang beragama lain, misal dalam urusan kesehatan, perdagangan dan lain sebagainya, namun tidak dengan urusan kepercayaan dan aqidah. Intinya kita harus berperilaku dengan baik kepada semua orang walaupun orang itu berperilaku buruk dengan kita. Itulah makna dari kebebasan substansial.Hakikat dan visi hidup berdasarkan ketuhanan dan kebebaaan substansial. Oleh karena itu kita harus membuat visi hidup kita sesuai ketuhanan.

Oleh wahyu nurina 199130169 sappk


URGENSI KEMAHASISWAAN | Charla Aprilia (16313179)


Urgensi adalah hal yang sangat penting atau keharusan yang sangat mendesak untuk diselesaikan, dengan demikian mengandaikan ada suatu masalah dan harus segera ditindak lanjuti.

Urgensi kemahasiswaan ada 4:

Falsafah
1. Tri Dharma Pendidikan
2. Penelitian Pengabdian Masyarakat : Popope (Posisi Potensi Peran). Posisi yang dimaksud adalah kita harus menjadi masyarakat sipil terpelajar. Potensi yang harus dimiliki yaitu, idealis, kreatif, semangat, kritis, multidisiplin ilmu, independen, dan link. sedangkan peran kita yaitu:
^Agent of Change
^Iron Stock
^Guardian Value.
3.Arah Gerak
^Vertical      : Arah gerak kita langsung ke pemerintah, seperti mengomentari sebuah kebijakannya.
^Horizontal : Arah gerak kita untuk menangani sebuah permasalahan dengan merangkul masyarakat-masyarakat sekitar.

Kabinet Mahasiswa :
Kongres menempati jabatan paling atas yang membawahi kabinet, Tim Beasiswa dan MWA-WM (Majelis Wali Amanat- Wakil Mahasiswa). hubungan antar kongres dan MWA-WM tidak mengikat. Sedangkan hubungan kongres dan Tim Beasiswa mengikat. Kabinet bertugas untuk membuat program kerja yang nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada kongres. Kabinet juga berkoordinasi dengan Tim Beasiswa dan MWA-WM dengan ditandainya garis putus putus dua arah. Selain itu kabinet juga berkoordinasi dengan HMJ dan Unit. Dan yang paling bawah adalah segenap mahasiswa ITB.

Budaya Kampus :
Menulis
Dekat dengan Alam
Peduli Lingkungan
Dekat dengan Masyarakat
Integritas Akademik
Apresiasi
Diskusi
Inovasi
Mau Memimpin Kewirausahaan
Wawasan Kebangsaan

RESUME VISI KETUHANAN, CINTA TANAH AIR, URGENSI KEMAHASISWAAN (NAILNABILLA ZAIN)

Visi Ketuhanan

Visi berasal dari kata vision yang artinya pandangan. Visi adalah tujuan kita kedepan. Untuk mewujudkan visi tersebut, perlulah sebuah misi. Dalam islam, visi manusia tidak lain adalah tujuan manusia hidup di bumi ini. Yaitu menjadi khalifah di bumi. Khalifah yang dimaksud adalah kita sebagai manusia harus bisa menjadi pemimpin di bumi ini, pemimpin diri sendiri, pemimpin keluarga, bahkan pemimpin bagi bangsa kita sendiri. Sebuah visi manusia harus dilandaskan atas dasar ketuhanan. Semua yang kita lakukan harus melibatkan Allah. Apa yang kita lakukan harus diniatkan kepada Allah. Kita harus mencari ridho Allah. Mengapa demikian? Karena kita pada akhirnya akan kembali kepada Allah, Sang Pencipta. Allah adalah raja diatas segala-galanya.

Tuhan telah mendefinisikan “jalan yang lurus” dalam kitab suci. Inilah jalan yang mesti ditempuh oleh setiap manusia agar keselamatan di dunia dan akhirat bisa didapat. Manusia mesti menyadari adanya jalan ini sejelas-jelasnya. Bahwa jalan ini tidak menyangkut ritual ibadah semata seperti yang sering diungkapkan sekularis. Dia menyangkut segala aspek dalam kehidupan. Adapun fase kehidupan manusia berawal dari Rahim ibunya yang kemudian hidup di bumi untuk menjalankan kewajiban dariNya serta meninggalkan laranganNya. Selanjutnya adalah manusia pasti akan mati (di alam kubur). Di alam kubur, ada siksa kubur, dimana manusia yang banyak melakukan dosa di dunia. Lalu seluruh umat manusia akan dibangunkan oleh Sang Pencipta untuk dikumpulkan di padang Mahsyar, kemudian dihisab amal baik dan buruknya. Dan terakhir adalah alam akhirat (surga atau neraka) dimana manusia hidup disana selama-lamanya. Jadi, lakukanlah selalu amal baik di dunia ini, karena ini adalah alam sementara kita. Lakukan semua perbuatan berdasarkan visi ketuhanan……

Cinta Tanah Air

Cinta Tanah Air adalah sikap yang harus ditanamkan di dalam diri mahasiswa. Cinta tanah air meliputi dengan mengenal Identitas Bangsa. Identitas bangsa merupakan tanda pengenal kemanapun kita pergi bahwa kita adalah bagian dari bangsa Indonesia. Pengenalan akan identitas bangsa tidak hanya sekedar menambah wawasan, sebab percumalah segala hikmat tanpa memberinya bagi sesama. Maka identitas bangsa yang sudah dikenal wajib untuk dibagikan dan diinspirasikan kepada orang lain. Setelah mengenal Identitas bangsanya maka setiap mahasiswa yang telah ada diharapkan untuk jatuh cinta terhadap tanah air. Rasa cinta akan memudahkan kita melakukan sesuatu bagi bangsa ini terlepas dari beragam masalah yang ada. Karena cinta berarti memberi bukan menerima.

Lalu apa itu visi kebangsaan?
Visi kebangsaan merupakan rencana jangka panjang yang ditujukan bagi bangsa Indonesia. Visi berdasarkan keTuhanan yang telah dibuat diawal akan ditajamkan lagi dengan menambahkan visi kebangsaan. Sebab bukan sembarangan Tuhan menaruh kita di bangsa ini. Kita diciptakan berada di bangsa ini untuk menjadi jawaban dari segala pertanyaan yang ada di bangsa ini. Namun saat ini, bangsa Indonesia justru sering sekali menelan mentah-mentah budaya bangsa asing tanpa memperhatikan akibat yang akan diterima oleh Indonesia sendiri. Diharapkan kita sebagai mahasiswa, calon calon pemersatu, harus memperbaiki bangsa Indonesia ini dengan melakukan segala sesuatu berdasarkan visi kebangsaan.

Urgensi Kemahasiswaan

Pengertian Urgensi jika dilihat dari bahasa latin bernama “urgere” yaitu kata kerja yang berarti mendorong dan jika dilihat dari bahasa inggris bernama “urgent” yang memiliki arti kata sifat. Menurut kamus bahasa Indonesia, Urgensi adalah hal yang sangat penting atau keharusan yang sangat mendesak untuk diselesaikan, dengan demikian mengandaikan ada suatu masalah dan harus segera ditindak lanjuti.

Urgensi kemahasiswaan yang akan saya bahas disini ada 4:
  • Falsafah
    • Tri Dharma
      • Pendidikan
      • Penelitian
      • Pengabdian Masyarakat
    • Popope (Posisi Potensi Peran). Posisi yang dimaksud adalah kita harus menjadi masyarakat sipil terpelajar. Potensi yang harus dimiliki yaitu, idealis, kreatif, semangat, kritis, multidisiplin ilmu, independen, dan link. sedangkan peran kita yaitu:
      • Agent of Change. Dimana kita diharapkan membawa perubahan menjadi yang lebih baik untuk Indonesia.
      • Iron Stock. Dimana kita diharapkan menjadi besi-besi muda. Maksudnya, kita diharapkan menjadi cadangan untuk para penerus bangsa Indonesia.
      • Guardian Value. Dimana kita diharapkan untuk selalu menjaga nilai-nilai moral bangsa Indonesia
  • Arah Gerak
    • Vertical : Arah gerak kita langsung ke pemerintah, seperti mengomentari sebuah kebijakannya.
    • Horizontal : Arah gerak kita untuk menangani sebuah permasalahan dengan merangkul masyarakat-masyarakat sekitar.
  • Kabinet Mahasiswa
Kongres menempati jabatan paling atas yang membawahi kabinet, Tim Beasiswa dan MWA-WM (Majelis Wali Amanat- Wakil Mahasiswa). hubungan antar kongres dan MWA-WM tidak mengikat. Sedangkan hubungan kongres dan Tim Beasiswa mengikat. Kabinet bertugas untuk membuat program kerja yang nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada kongres. Kabinet juga berkoordinasi dengan Tim Beasiswa dan MWA-WM dengan ditandainya garis putus putus dua arah. Selain itu kabinet juga berkoordinasi dengan HMJ dan Unit. Dan yang paling bawah adalah segenap mahasiswa ITB.
  • Budaya Kampus
    • Menulis
    • Dekat dengan Alam
    • Peduli Lingkungan
    • Dekat dengan Masyarakat
    • Integritas Akademik
    • Apresiasi
    • Diskusi
    • Inovasi
    • Mau Memimpin
    • Kewirausahaan
    • Wawasan Kebangsaan

Oleh: Nailnabilla Zain 16013084 - FMIPA



Resume CINTA TANAH AIR | Charla Aprilia (16313179)

Mentoring kali ini di sampaikan oleh kakak - kakak taplok pada hari sabtu 24 Agustus 2013 tentang cinta tanah air. Sebelumnya, pada seminar tanggal 21 Agustus 2013 dengan pembicara bapak menteri perdagangan, ibu Tri Mumpuni , WANADRI, dan kak Saska banyak menyinggung tentang cintah tanah air . Dan pada mentoring kali ini kakak taplok juga menjelaskan tentang tema ini .

Pada penjelasan mentoring di jelaskan banyak tentang cinta tanah air . Cinta tanah air itu sendiri tumbuh dari kesadaran kita masing - masing . Bagaimana cara kita membangun negara kita, bagaimana kita menghargai negara kita , dan bagaimana kita dapat mempertahankan negara kita agar tidak di jajah bangsa lain kembali . Banyak contoh wujud cinta tanah air salah satunya dengan membeli produk dalam negeri . Karena kita telah terbiasa dengan produk luar negeri . Dan kita juga harus giat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan baik bagi mereka dan harus bermanfaat.

Resume OSKM 24 Agustus oleh Delanda GR

RESUME KEGIATAN OSKM TANGGAL 24 AGUSTUS 2013
DELANDA GRACESYA RIMADHANI
FSRD/ 16813119

A. Visi Ketuhanan
·         Visi ketuhanan adalah visi apapun yang bertujuan untuk kebaikan dengan kendali langkah di jalan Tuhan Yang Maha Esa
·         Visi ketuhanan merupakan suatu visi tentang bagaimana kita melibatkan Allah swt pada setiap kehidupan maupun kegiatan kita
·         Visi ketuhanan diperlukan karena kita adalah makhluk ciptaan yang akan kembali kepada-Nya
Visi ketuhanan diperlukan juga untuk memperbaiki kehidupan masyarakat pada saat ini, contohnya untuk menghentikan korupsi. Seperti yang kita tahu, korupsi merajalela saat ini. Hal ini dikarenakan lemahnya akidah yang dimiliki seseorang. Jika dia memiliki akidah yang kuat, dia pasti akan mempunyai visi ketuhanan. Visi ketuhanan itulah yang akan memacu rasa tanggung jawabnya karena tuhan selalu melihat semua perbuatannya di manapun ia berada.

B. Cinta Tanah Air
Seperti yang kita ketahui saat ini, budaya bangsa seakan tergerus oleh masuknya budaya-budaya baru modern yang bahkan tidak memiliki nilai pribadi bangsa Indonesia. Hal ini tentu membuat rasa cinta pada tanah air berkurang.
Indonesia adalah negara kepulauan. Banyak sekali suku bangsa yang tersebar di kepulauan ini sehingga negeri kita kaya akan budaya. Bahkan budaya Indonesia yang memiliki nilai estetika tinggi ini dicintai dan disanjung oleh negara lain, bahkan ada juga warga negara asing yang rela belajar kebudayaan Indonesia ini. Namun mengapa kita lebih mencintai kebudayaan asing daripada kebudayaan kita sendiri?
Rasa cinta tanah air begitu penting untuk dimiliki oleh setiap warga negara karena rasa cinta tanah air ini dapat memacu semangat untuk menjadi lebih baik. Seperti contohnya Jepang. Masih ingatkah kalian tentang bom atom di Hiroshima dan Nagasaki ketika Perang Dunia II dahulu? Ya, saat itu Jepang benar-benar lumpuh di segala sektor hingga harus menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Namun mengapa kini Jepang bisa menjadi negara yang amat maju? Ya, itu karena rasa cinta tanah air yang mereka miliki amatlah besar. Rasa cinta tanah air itu membuat mereka berusaha untuk mengembalikan keadaan Jepang seperti semula. Bahkan ketika mereka menjadi negara maju seperti sekarang, kebudayaan mereka masihlah kental.
Seandainya seluruh warga negara Indonesia memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi, adakah yang namanya korupsi? Adakah yang namanya lebih cinta budaya luar negeri? Adakah yang namanya keegoisan? Pastilah tidak ada. Jika kita cinta tanah air, kita akan mengabdi untuk bangsa kita, tanah air kita.
Seperti pepatah “Tak kenal maka tak sayang,” menanamkan rasa cinta tanah air ini dapat kita mulai dengan mengenali bangsa kita sendiri. Jika kita telah mengenali bangsa kita ini, pastilah benih cinta tanah air itu akan tumbuh, menghasilkan bunga indah yang disebut pengabdian.

3. Urgensi Kemahasiswaan
Urgensi Kemahasiswaan terdiri dari:
1.      Falsafah: Tridharma
1.1.   Pendidikan
1.2.   Penelitian
1.3.   Pengabdian masyarakat
2.      Asal gerak
2.1.   Vertikal: kepada pemerintah, mengeluarkan pendapat atas kebijakan-kebijakan pemerintah
2.2.   Horizontal: kepada masyarakat
3.      Keluarga Mahasiswa
4.      Budaya Kampus
4.1.         Berani memimpin
4.2.         Suka menulis
4.3.         Peduli lingkungan
4.4.         Berwawasan kebangsaan
4.5.         Berintegritas akademik
4.6.         Apresiasi
4.7.         Diskusi
4.8.         Dekat dengan masyarakat
4.9.         Dekat dengan alam
4.10.     Inovasi
4.11.     Kewirausahaan


Saturday, August 24, 2013

resume 23 agustus delanda gracesya 16813119

RESUME OSKM 2013: 23 AgustusDelanda Gracesya RimadhaniFSRD/ 168131191. Gita Wirjawan: Generasi Muda Meningkatkan PerekonomianSeperti yang kita ketahui, perekonomian Indonesia sedang berkembang.Namun, Indonesia hanya menjadi pemasok bahan mentah. Padahal jika kitakelola sendiri, bahan mentah itu menjadi sesuatu produk yang baru danpasti memiliki harga jual yang berlipat ganda. Kita percaya bahwa anakIndonesia pasti bisa membuat mobil, handphone, dan peralatan modernlainnya. Tetapi, yang menjadi kendala adalah masalah pembiayaan sertadukungan dari Indonesia sendiri.Sering sekali kita menjumpai kultur bangsa lain yang masuk diIndonesia. Tentu hal ini dapat berdampak baik, tetapi juga dapatberdampak buruk seperti kita tak dapat meng-Garuda-kan diri kita, diriyang lahir di tanah Indonesia raya. Dengan meng-Garuda-kan Indonesia,seluruh bangsa Indonesia akan memiliki semangat juang untuk memajukanIndonesia.2. Wanadri: Menjelajah itu Membuka Pengetahuan BaruWanadri adalah salah satu komunitas penjelajahan. Salah satu kegiatanWanadri menjelajah 92 pulau di Indonesia dan menancapkan patungSoekarno-Hatta di pulau-pulau tersebut sebagai tanda bahwa pulau ituadalah bagian dari NKRI. Selain itu, Wanadri baru saja menyelesaikanpenjelajahannya mendaki 10 gunung tertinggi di dunia, salah satunyaadalah gunung Everest di Himalaya. Mereka berhasil menancapkan SangSaka Merah Putih di puncak bersalju gunung tersebut.Penjelajahan mereka merupakan bentuk rasa cinta tanah air. Selain itu,penjelajahan tersebut membawa pengetahuan baru sehingga mereka menjadimengerti tentang keindahan alam semesta ini. Penjelajahan tersebutjuga melatih fisik karena penjelajahan tersebut membutuhkan fisik yangkuat.Project mereka saat ini adalah melakukan penjelajahan di salah satusungai di Kalimantan yang tiada seorangpun pernah melaluinya.3. Tri Mumpuni: Pemberdaya Listrik yang Mendapat Award 2012Ibu Tri adalah salah satu warga negara yang berjasa di Indonesia.Beliau memanfaatkan sumber daya air yang tersebar di Indonesia demikemakmuran bangsa.Hal ini bermula ketika Beliau menemani tugas suaminya berkelilingIndonesia. Di sana, Beliau melihat banyak sekali sumber daya alam yangbisa dimanfaatkan, seperti sumber daya air. Seperti yang kita tahu,banyak sekali intelek dan orang terpelajar di Indonesia, tetapimengapa sumber daya air itu tidak dimanfaatkan? Padahal saat inisedang digalakkan pemakaian energi alternatif selain minyak dan batubara, tenaga gerak air adalah salah satu alternatif tersebut.Ibu Tri juga menambahkan bahwa kita tidak boleh terus-terusan mengerukhasil alam yang mentah kemudian menjualnya. Mengapa? Karena ketikakita bisa menghasilkan olahan bahan mentah tersebut, harga jualnyaakan meningkat. Hal inilah yang dapat meningkatkan kesejahteraanekonomi di Indonesia.Pesan yang bisa kita tangkap dari pernyataan ibu Tri adalah kitasebagai generasi muda haruslah melakukan suatu perubahan. Tak perlumenunggu. Jika bisa melakukan perubahan itu sekarang, segeralaksanakan.4. Riset Indie: Projects which make betterRiset Indie adalah salah satu komunitas riset yang ada di Bandung.Riset Indie melakukan riset dengan biaya sendiri serta biaya daridonasi. Project-project yang dilakukan Riset Indie memiliki tujuanyang baik, contohnya Project Polaroid. Project ini bertujuan untukmelestarikan kamera polaroid yang sempat ada di masa lalu, mengenalkanbahwa kamera polaroid ini pernah diciptakan dan bermanfaat. Selainitu, pada project ini, Riset Indie juga mengadakan kegiatan fotografidengan kamera polaroid, bahkan mereka juga membuka penjualan kamerapolaroid bagi yang berminat untuk menyimpan kamera unik satu ini.Project berikutnya adalah "Angkot Day". Angkot Day adalah salah satuproject riset indie untuk meredakan kemacetan untuk 1 hari di kotaBandung. Mereka akan menggunakan jalur angkot Kalapa Dago untukprojectnya ini. Pada Angkot Day, penumpang akan naik angkot KalapaDago gratis, antimacet, dan antingetem.Author's note:Yang bisa saya tangkap dari pesan narasumber-narasumber di atas padaOSKM hari ini adalah jadilah mahasiswa yang memiliki semangat Garuda,yang bersedia mengabdi untuk kemajuan bangsa. Selain itu, kita harusmenjadi manusia yang peduli dengan lingkungan, senang dengan inovasibaru sehingga kita bisa membuat dunia masih tetap indah seperti ini.

Friday, August 23, 2013

Mentoring KM | Charla Aprilia (16313179)

Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM)  adalah sebuah sistem pemerintahan mahasiswa yang dideklarasikan kembali. Keluarga Mahasiswa ini sendiri banyak mempunyai tujuan , yaitu KM ITB harus mampu menjamin terselenggaranya upaya-upaya strategis sehingga mampu melaksanakan tugasnya. Basis dari KM ITB adalah Himpunan-himpunan Mahasiswa Jurusan dan Unit-unit Kegiatan Mahasiswa. Jadi, sejatinya KM ITB adalah HMJ dan UKM karena disitulah mahasiswa-mahasiswa berhimpun. Selain itu untuk menjaga kearogansian HMJ. Karena terkadang butuh kebijakan - kebijakan untuk mengatur banyaknya HMJ .

KM merupakan wadah dari himpunan - himpunan yang ada , dan himpunan wajib mengadakan pengabdian untuk masyarakat dan pengabdian yang dilakukan tidak harus sesuai dengan ilmu yang di pelajarinya selama di kampus . Pengabdian bisa berupa aja saja asalkan tujuannya baik untuk masyarakat . Pengmas ini sendiri dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama . Tidak hanya satu sampai dua bulan melainkan berbulan bulan karena kita harus memantaunya .

Sebab ketika kita melakukan pengabdian masyarakat tidak hanya menyelesaikan satu masalah yang ada di lingkungan itu . Kita selalu untuk berpola pikir k3 . Maka butuh waktu yang lama untuk melakukan pengmas . Jadi kita harus mampu membantu orang lain dan tidak hanya berkelut di dunia pendidikan saja , tetapi kemanusiaan juga penting .

24 agustus 2013

Resume Kolaborasi oleh Wahyu Nurina 19913069 SAPPK

Setiap bentuk pergerakan dan perubahan di muka bumi ini tidak akan berhasil tanpa adanya kolaborasi.karena dalam kolaborasi akan terkumpul berbagai ide yang menghasilkan suatu pergerakan. Untuk mencapai tujuan tidak hanya dilakukan dengan menghancurkan saingan namun menampung orang-orang hebat itu dengan kolaborasi.

Dalam kolaborasi diperlukan team building yaitu kemampuan suatu kelompok dalam bekerjasama untuk meraih suatu tujuan yang diinginkan bersama-sama. Tanpa adanya team building suqtu tujuan tidak akan terealisasikan.

Konflik mungkin akan terjadi pada suatu kolaborasi, karena dalam kolaborasi terdapat interkasi antara berbagai pihak yang mempunyai pikiran berbeda-beda. Oleh karena itu kita harus dapat memanajemen konflik, agar dapat meminimalisasi dampak buruk dari konflik tersebut.

Dari sebuah kolaborasi dapat menghasilkan pemecahan suatu masalah, menciptakan sesuatu, menemukan solusi dsb. Dalam berkolaborasi terdapat hambatan pula diantaranya keahlian, waktu, biaya, kompetisi

Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa diharapkan bisa menggabungkan ide dan pikiranya bersama-sama menjadi sesuatu yang hebat dan besar dengan cara kolaborasi dan mengesampingkan ego nya masing-masing. Sehingga kita dapat menciptkan sesuatu yang berguna bagi bangsa.
Salam ganesha!

Resume VISI KETUHANAN | Charla Aprilia (16313179)

HAKIKAT DAN VISI HIDUP BERDASARKAN KETUHANAN KEBEBASAN SUBSTANSIAL

Resume mentoring 24 Agustus 2013 :

Hakikat hidup adalah bagaimana cara seseorang ada di dunia ini . Tentunya sebagai islam kita harus memandang itu secara islam. Tujuannya untuk beribadah kepada Allah. Manusia di ciptakan di dunia sebagai khalifah . Dan ada beberapa kewajiban di dunia.

Visi hidup untuk hidup kita terarah . Visi hidup harus di landasi oleh hakikat hidup. Secara rasional Tuhan itu ada karena kita hidup pasti ada penciptanya. Maka Allah adalah Tuhan kita. Dan satu - satunya Tuhan yang benar , karena islam agama yang rasional . Oleh sebab itu kita harus mengenal Allah . Kenali Allah dengan sifat2 asmaul husna.
Maka dari itu kita harus melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya dan kita harus menjadikan Allah sebagai tujuan kita .

Ada quote Buya Hamka: "kalo cuma hidup babi hutan juga bisa, kalo cuma makan kera juga bisa" maka kesimpulannya kita sebagai manusia harus bisa melakukan hal yang lebih.
Iman itu harus d lisankan harus di perkuat dari hati . Kita harus beragama karena untuk mengisi kekosongan. Maka al-quran adalah sebuah mukjizat karena Allah akan tetap menjaga keasliannya.

Toleransi : "lakum dinukum waliadin" yang artinya agama mu agamamu bagiku agama ku agama ku. Toleransi itu boleh tadi tidak boleh membenarkan ajaran yang salah . Kita harus tetap bersosialisasi tetapi harus tetap pada akidahnya . Kita harus senantiasa berbuat baik kepada siapapun meskipun dia jahat kepada kita .
Makna dari kebebasan substansial tidak mengganggu kebebasan orang lain , dan kita bebas menentukan visi.
Islam yang benar harus berpedoman pada hadist dan al-Quran . Kita harus banyak - banyak bertanya tentang kaidah agama kita . Dan jangan sampai kita mencari jawaban yang salah .



Kolaborasi #untukindonesia | Charla Aprilia (16313179)

Pada hari Jumat 23 Agustus 2013. Mahasiswa ITB 2013 mengadakan kolaborasi mengerjakan suatu tugas yang luar biasa bersama 180 kelompok lainnya. Kami membentuk barisan yg terdiri dari kurang lebih 3600 mahasiwa membentuk tulisan "#untukindonesia" di SARAGA. Ada beberapa rapat yang diikuti oleh tiap perwakilan kelompok untuk koordinasi. Cara pelaksanaannya, untuk tiap karakter memiliki satu leader,masing - masing leader berhak mengatur anggotanya dan bertanggung jawab atas pembentukan satu huruf yang dipimpinnya. Satu leader ini mengkoordinasi beberapa perwakilan kelompok yang terlibat dalam satu karakter. Terdapat beberapa kelompok membentuk 1 huruf, yaitu sekitar 8 kelompok. Maka masing-masing perwakilan kelompok ini dikoordinasi oleh satu leader tersebut. Untuk kelompok 87 sendiri, kami ikut serta dalam membentuk huruf "i"pada tulisan "indonesia" ("i" yang kedua). Kami menggunakan atribut penutup kepala warna putih. Desainnya , tulisan "#untuk" ini menggunakan warna merah, para mahasiswa baru menggunakan kresek atau kain atau kertas berwarna merah di atas kepalanya. Sedangkan untuk tulisan "indonesia" menggunakan warna outih, para mahasiswa baru menggunakan kresek atau kain atau kertas putih di atas kepalanya. Sehingga barisan tersebut berwarna merah-putih bila dilihat dari sudut pandang atas. Awalnya cukup sulit untuk membentuk tulisan #untukindonesia karena pada tahun kemarin mahasiswa baru ITB membentuk tulisan "ITB" saja dan tahun 2013 cukup panjang kolaborasi yang di buat . Tetapi berkat kerjasama dan kekompakan mahasiswa 2013, leader -leader yang tegas dan kakak - kakak panitia OSKM 2012 yang menyemangati, maka kami 2013 berhasil membuat kolaborasi yang sangat hebat untuk Indonesia !

Pola Pikir k3 | Charla Aprilia (16313179)


Pola pikir mahasiswa yang baik harus memenuhi 3K -Kritis, Kreatif, Konstruktif) :

-Kritis : tidak hanya percaya pada fakta yang diberikan tetapi mempunyai keinginan untuk mencari kebenarannya.

-Kreatif : daya cipta (KBBI) harus bisa membuat sesuatu yang baru dan juga menjunjung tingkat orisinalitas, bukan plagiarism.

-Konstruktif : mempunyai pemecahan/masalah/solusi yang memungkinkan

untuk suatu permasalahan serta bersifat membangun.Kenapa mahasiswa memerlukan pola pikir 3K ? Karena seorang mahasiswa adalah tolak ukur kemajuan suatu bangsa.

Resume Seminar | Charla Apria (16313169)


Hari ini pada tanggal 23 Agustus 2013, OSKM 2013 ini mengadakan seminar dengan 4 pembicara yang sangat memotivasi kita, dengan host kak Maria Selena yg memandu acara,yaitu putri Indonesia 2011 yg merupakan alumni SBM ITB. Berikut adalah penjelasan singkat dari apa yang mereka paparkan.

Gita Wirjawan (menteri perdagangan RI)Indonesia. Menurut beliau Indonesia adalah negara dengan potensi yang sangat besar dengan sumber daya manusia maupun alam yang besar punya. Kita memiliki banyak sumber daya alam yang dapat manfaatkan, sayangnya kita kekurangan teknologi. Masyarakat sekarang banyak yang kehilangan rasa cinta terhadap produk-produk negara Indonesia sendiri, contohnya gadget-gadget yang kita pakai sekarang berasal dari negara asing. Hal ini menyebabkan perekonomian Indonesia yang kurang tinggi dibandingkan negara-negara lain yang sebenarnya kita mampu untuk membuat gadget hebat seperti mereka, tetapi tidak di dukung masyarakat Indonesia dengan cara membelinya. Korea Selatan merdeka setelah Indonesia namun sekarang negara mereka lebih maju perekonomiannya bahkan bukan hanya hasil teknologi mereka saja yang diekspor tetapi juga budaya mereka seperti yang terjadi di Indonesia sekarang. Ada yang mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkembang di Jakarta sebagai ibu kota, tetapi masyarakat tidak boleh berfikir seperti itu. Padahal sekarang, perkembangam di luar pulau jawa sebenarnya sudah tumbuh dan berkembang pesat.Maka dari mahasiswa ITB, calon pemimpin masa depan, harus nisa memanfaatkan potensinya di negara sendiri, harus bisa memajukan negara sendiri, jangan mengabdi kepada negara asing.Hanya pemuda, yang akan merubah negara ini.

Indra Hidayat (WANADRI)WANADRI adalah Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung. Seperti yang d katakan pada seminar Indonesia adalah negara dengan kurang lebih 17.000 pulau akan tetapi tidak semua pulau-pulau d huni oleh masyarakat, masih banyak pulau yang kosong d Indonesia. Para anggota WANADRI ini harus kita apresiasi , bahkan kita perlu memdukungnya karena mereka memiliki semangat yang tinggi untuk mejelajahi negara kita yang indah ini dengan berbagai daerah yang bahkan belum pernah dikunjungi bahkan mereka membuat nonumen soekarno-hatta untuk menandai bahwa itu pulau kita . WANADRI juga telah mengharumkan nama bangsa dengan Ekspedisi terakhir mereka yaitu mendaki tujuh gunung tertinggi di dunia dan hasilnya sukses. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa ITB harus menjaga negara kita yang tercinta ini agar tetap indah. Dan mau menjaga negara kita dengan hati kita, dengan kesadaran kita bahwa hanya kitalah yang dapat menyelamatkan Indonesia.

Ibu Tri Mumpuni.
Beliau mengatakan bahwa , setiap manusia mempunyai pikiran dan hati yang harus d satukan agar menghasilkan rasa empati dan akal sehat, dan kita tidak boleh menggunakan pikiran atau logika kita maka ini akan menghasilkan seseorang yang tidak manusiawi. Karena sebenarnya masih banyak daerah - daerah tertinggal yang ada di Indonesia . Ibu mumpuni telah menjelajah banyak daerah dan menemui daerah yang tidak ada listrik, sehingga, anak - anak desa yang ingin belajar menjadi terhalang , dan bahkan mereka harus berjalan jauh sekali untuk sampai ke sekolahnya . Maka dari itu tugas kita kedepan adalah memajukan dan membantu anak- anak desa yang tertinggal dengan semangat yang tinggi mencapai cita- citanya . Kita harus menggembangkan potensi kita untuk negara kita Indonesia dan tidak untuk negara-negara asing.

Saska (CEO Riset Indie)
Riset Indie adalah sebuah riset yang indipenden yaitu riset ini tidak bergantung pada satu hal namun banyak hal yang menyangkut masalah-masalah yang berbeda di lihat dari banyak aspek. Riset ini telah melakukan banyak proyek seperti kamera polaroid, yang awalnya ingin tetap agar kamera polaroid tidak kalah saingan dengan kamera digital, ternyata berwirausaha itu sangat susah. Kemudian allinea, yaitu animatronik berwujudkan alien, dan yang akan datang dilaksanakan pada September ini yaitu Angkot Day. Proyek yang terakhir ini sangatlah menarik, pada proyek ini Riset Indie akan mencharter satu angkot Kalapa-Dago dan penumpang yang akan naik ke angkot sampai sore hari ini tidak dikenakan biaya lalu angkot ini juga akan d buat senyaman mungkin, dan kak saska akan melakukan survei apakah masyarakat senang dengan keadaan angkot seperti ini . Ini adalah salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan di Bandung . Dan kita harus mau peduli dan ikut berpartisipasi !

RESUME KOLABORASI (NAILNABILLA ZAIN)

Kolaborasi adalah bentuk kerjasama, interaksi, kompromi beberapa elemen yang terkait baik individu, lembaga dan atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat. Nilai-nilai yang mendasari sebuah kolaborasi adalah tujuan yang sama, kesamaan persepsi, kemauan untuk berproses, saling memberikan manfaat, kejujuran, kasih sayang serta berbasis masyarakat. Tujuannya adalah memecahkan masalah, menciptakan sesuatu, dan menemukan sesuatu di dalam sejumlah hambatan. Namun, dalam kolaborasi, juga ada hambatannya, antara lain: keahlian, biaya, waktu, kompetisi, dan kearifan konvensional. Dalam masalah kolaborasi antar kelompok, pasti memiliki konflik-konflik tertentu. 

Pondy (dalam Luthans, 1983 : 382-383) mengemukakan tiga pendekatan konseptual utama untuk mengelola konflik keorganisasian yakni:
1. Bargaining Approach, Pengelolaan konflik model ini merujuk pada kelompok kepentingan yang berkompetisi karena keterbatasan sumber daya. Strategi untuk mengatasi konflik adalah dengan membagi secara merata kesempatan memperoleh sumberdaya atau mengurangi keinginan untuk mendapatkan sumberdaya.
2.  Bureaucratic Approach, yaitu Pengelolaan konflik model ini merujuk pada hubungan kewenangan secara vertikal di dalam struktur hierarkhi. Konflik akan terjadi apabila pihak atasan ingin melakukan pengendalian ke bawah, tetapi mereka menolak untuk dikendalikan. Strategi untuk memecahkan konflik adalah mengganti aturan- aturan birokratis yang bersifat impersonal untuk pengendalian personal.
3. Systems Approach, Apabila pendekatan tawar- menawar dan pendekatan birokratis gagal menyelesaikan konflik, maka pendekatan sistem berisi koordinasi berbagai masalah. Pendekatan ini merujuk pada hubungan horisontal dan kesamping diantara fungsi-fungsi.

Ada dua strategi yang dapat digunakan untuk mengurangi konflik yakni :
1)  mengurangi perbedaan terhadap tujuan dengan mengubah insentif, atau melakukan seleksi yang sesuai;
2) mengurangi saling ketergantungan fungsional dengan mengurangi ketergantungan pada penggunaan sumberdaya bersama-sama, dengan mengurangi tekanan untuk konsensus.


Nah, bagaimana hubungan kolaborasi dengan tugas angkatan kita dalam pembuatan formasi #untuk Indonesia? Pasti sangat berhubungan. Seperti yang kita ketahui, sebanyak kurang lebih 3600 mahasiswa baru ITB 2013 dibagi menjadi 180 kelompok, tentu bukan jumlah yang sedikit kan? Untuk membuat formasi tersebut kita sangat membutuhkan kolaborasi antar kelompok. Dan tentunya kolaborasi tersebut tidak langsung jadi. Kadang ada salah satu yang tidak setuju dengan pendapat yang lain, sehingga timbullah konflik. Namun, suatu konflik harus dapat diatasi secara bersama-sama, sehingga membentuk kesepakatan bersama. Inilah arti penting dalam kolaborasi di suatu kelompok. Dan pada akhirnya kami segenap mahasiswa baru ITB berhasil membuat formasi #UntukIndonesia

Oleh: Nailnabilla Zain 16013084 - FMIPA

Resume Kritis Kreatif dan Konstruktif oleh Laura Estwin Gunawan



Tema Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB tahun 2013 adalah kearifan lokal, dan untuk mencapai kearifan lokal salah satu caranya adalah dengan menerapkan K3 yaitu Kritis Kreatif dan Konstruktif pada diri masing-masing. Ketiga sifat ini adalah sifat yang wajib ada dalam diri seorang mahasiswa
#Kritis
Sebagai seorang mahasiswa yang menjujung tinggi nilai kebenaran ilmiah maka saat menerima informasi kita tidak saja langsung mensetujuinya begitu saja, kita wajib bersikap kritis yaitu dengan tidak mudah percaya begitu saja tetapi juga menganalisis dan mencari penyebab atau alasan mengapa informasi tersebut benar.
#Kreatif
Kreatif  merupakan suatu sifat untuk menciptakan hal baru, tidak hanya itu kreatif juga bisa dengan mengembangkan apa yang sudah ada yang tentunya juga berbeda dari yang lain. Dengan berpikir berbeda dari biasanya yang tak pernah terpikirkan oleh orang lain dan melihat dari berbagai sudut pandang  kita dapat membuat solusi menjadi lebih baik yang tak pernah ada sebelumnya.
#Konstruktif
Pola pikir konstruktif ini adalah pola pikir yang membangun. Tidak hanya sebatas berteori atau mengkritisi! Jika sebatas hanya sebatas itu yang kita lakukan perubahan tidak akan terjadi, kita harus bentindak membangun sesuatu untuk bisa mendapatkan suatu perubahan yang lebih baik. Konstruktif juga dapat diartikan membangun penyelesaian tanpa menimbulkan suatu masalah baru.
Laura Estwin Gunawan
NIM 16013264
FMIPA


Seminar OSKM by Puthut Dwi Saka FTSL 16613228

Hari jumat, 23 Agustus merupakan hari yang melelahkan namun juga hari yang sangat spektakuler. Pada hari itu kami seluruh mahasiswa ITB 2013 menjalani serangkaian acara seminar yang dimana terdapat beberapa narasumber, yaitu: Mentri Perdagangan Republik Indonesia,Bapak Gita Warjawan, lalu ibu Tri Mumpuni, pemberdaya listrik di daerah terpencil dan tertinggal. Selain itu juga terdapat salah satu organisasi pecinta alam WANADRI, serta Kak Saska yang merupakan CEO Riset Indie. Namun bukan hanya narasumbernya yang membuat kami bersemangat, tetapi juga sang moderator yaitu Maria Selena, Putri Indonesia 2011
Berikut ini adalah bahasan singkat mengenai informasi-informasi yang diberikan oleh para narasumber:
Bapak Gita Irawan (Mentri Perdagangan RI 2011-2014)
Beliau berbiacara mengenai kearifan local. Beliau mengajak untuk bersama-sama ikut serta membangun negeri ini dengan memajukan sektor ekonomi. Beliau juga menyampaikan perekonomian di Indonesia sangat memungkinkan bisa semakin maju mengalahkan perekonomian Negara-negara maju lainnya seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan. Beliau menyampaikan ada 4 macam cara penyebab keberhasilan suatu Negara di bidang ekonomi yaitu ; kemarihan teknologi, kebudayaan, kesinambungan ekonomi,dan kedemokrasian. Hanya di sektor kemahiran teknologilah kekurangan Indonesia. Oleh sebab itu perlu adanya bantuan dari seluruh rakyat Indonesia agar bisa memajukan dalam hal tersbut dengan cara        : mulailah mencintai dan memakai produk-produk dalam negeri. Selain itu Indonesia memerlukan pemimpin yang mengenal rakyat serta seluk-seluk bangsa kita ini. Pemimpin yang jujur, bertanggung jawab, dan dapat mengerti permintaan rakyatnya. Jadilah mahasiswa yang kreatif, terampil, melek teknologi, semangat kebangsaan dan harus bisa menggarudakan dunia.

 Wanadri
Wanadri adalah suatu organisasi pecinta alam . Mereka telah berhasil mendaki tujuh puncak tertinggi di dunia. Bukan hanya itu, mereka juga telah menelusuri berbagai daerah-daerah yang jarang di datangi di Indonesia yang memiliki keindahan luar biasa. Mereka memberitahukan seperti apa kepulauan Indonesia itu

Ibu Tri Mumpuni
Setiap perilaku harus didasari oleh pemikiran dan perasaan, dan itu mutlak diperlukan untuk menghasilkan pemikiran pemikiran yang hebat, termasuk pemikiran yang akan membawa bangsa ini menuju kemakmuran. Bangsa ini memiliki kekayaan sumber daya alam, hanya saja kekayaan itu dikeruk oleh negara negara asing yang dataang dan mengolah barang barang milik kita sehingga akan membuat suatu barang baru yang harganya bisa berkali kali lipat. Kita sebagai pemuda, harus dapat menjadi pemimpin yang berintegritas, sehingga dapat mengelola SDA di Indonesia dan memakmurkan rakyat Indonesia.

SASKA
Berikut ini merupakan beberapa proyek yang dilakukan Riset Indie yaitu :
1.       Project Polaroid : yaitu penelitian serta penghidupan kembali kamera polaroid yang pernah eksis di masa lalu
2.       Project Animatronic : yaitu proyek pembuatan robot yang menyerupai dilapisi dengan skin. Robot ini dapat dijadikan sebagai karakter dalam suatu pembuatan film.

3.       Project Angkot day : yaitu meneliti tentang penggunaan angkot daripada kendaraan pribadi. Selain itu proyek ini bertujuan untuk menciptakan Indonesia yang bebas dari kemacetan yang akan dimulai dari kota Bandung dan sekitarnya. Salah satu bentuk usahanya yaitu akan membebaskan biaya angkutan kota trayek kalapa-dago yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2013.

Puthut Dwi Saka H.P
FTSL 16613228

Kolaborasi by Puthut Dwi Saka H.P FTSL 16613228

Kolaborasi adalah bentuk kerjasama, interaksi beberapa elemen yang terkait dalam suatu lembaga dan atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaatnya. Nilai-nilai yang mendasari sebuah kolaborasi adalah tujuan yang sama, kesamaan persepsi, kemauan untuk berproses, saling memberikan manfaat, kejujuranm kasih saying serta berbasis masyarakat. Oleh karena itu, Kolaborasi adalah suatu kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa ITB secara mutlak.  Kemampuan ini merupakan syarat penting agar terciptanya suatu kehidupan/organisasi yang harmonis dan dapat survive seiring berjalannya waktu. Hal itu dikarenakan manusia yang pada hakikatnya merupakan makhluk social, yaitu makhluk yang tidak dapat hidup seorang diri. Manusia memerlukan orang lain dalam kehidupan sehari-harinya.
Elemen kunci efektifitas kolaborasi
1.             Kerjasama menghargai pendapat
2.             Asertivitas .
3.             Tanggung jawab  mendukung suatu keputusan yang diperoleh dari hasil konsensus dan harus terlibat dalam pelaksanaannya.
4.             Komunikasi setiap anggota bertanggung jawab untuk membagi informasi penting mengenai isu yang terkait..

 Tujuan kolaborasi
Tujuan berkolaborasi atau bekerja sama antara lain adalah untuk memecahkan masalah, menciptakan sesuatu (Schrage, 1995:29), menemukan sesuatu di dalam sejumlah hambatan

 Hambatan dalam berkolaborasi
Hambatan_hambatan berkolaboraswi antara lain sebagai berikut :
·         Keahlian
·         Waktu
·         Biaya
·         Kompetisi
·         Kearifan konvensional (Schrage, 1995:29)

Namun dalam faktanya kolaborasi tidak dapat berjalan mulus setiap saat. Suatu waktu pasti terjadilah yang namanya konflik. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki pendapat dan ego yang berbeda-beda sehingga menimbulkan konflik.

Dalam konflik antar individu ada tiga penyelesaian, yaitu Win-Win Solution, Win-Lose Solution, dan Lose –Lose Solution. Untuk selanjutnya mari kita bahas satu persatu:
·         Win-Win Solution adalah solusi dimana kedua pihak yang berkonflik sama – sama diuntungkan. Artinya disepakati sebuah solusi dimana setiap kepentingan dari pihak – pihak tersebut tercapai dan tidak ada yang dirugikan
·         Win-Lose Solution adalah solusi dimana salah satu pihak diuntungkan dan pihak yang lain dirugikan. Artinya kepentingan salah satu pihak tercapai namun kepentingan pihak yang lain tidak tercapai .
·         Lose-Lose Solution adalah solusi dimana kedua pihak yang berkonflik sama – sama dirugikan. Artinya Kpentingan kedua belah pihak sama tidak tercapai dan keduanya dirugikan.

Apabila konflik tersebut sudah membesar dan menjadi konflik antar kelompok, ada beberapa cara untuk mengelolanya:

Bargaining Approach
Metode ini terbatas kepada anggota kelompok karena keterbatasan sumber daya. Strateginya adalah membagi sama rata sumber daya atau mengurangi keinginan sumber daya

Bureaucratic Approach
Pendekatan secara birokratis merupakan usaha untuk mengatasi konflik yang terjadi dalam sebuah hierarki. Konflik terjadi apabila atasan hendak melakukan sesuatu dan kemudian mendapat penentangan dari bawahan. Maka, untuk memecahkan konflik ini perlu dilakukan penggantian aturan – aturan birokratis yang bersifat impersonal dalam rangka mengendalikan tiap – tiap personal.

System Approach : apabila kedua pendekatan diatas gagal, maka solusi ini yang dapat diambil yaitu pendekatan secara horizontal. Ada dua solusi dalam pedekatan ini yaitu :
1.       Mengurangu perbedaan terhadap tujuan dengan mengubah insentif, atau melakukan seleksi yang sesuai


2.       Mengurangi saling ketergantungan fungsional dengan mengurangi ketergantungan pada penggunaan sumberdaya bersama – sama, dengan mengurangu tekanan untuk konsensus

Puthut Dwi Saka H.P
FTSL 16613228