Resume Kolaborasi
Nama : Prasetya Adi Nugraha
NIM : 16913062
Fakultas : FTMD
Kelompok : 84
NIM : 16913062
Fakultas : FTMD
Kelompok : 84
Konflik
memang sering terjadi diantara kita. Bukan menjadi hal yang mencengangkan bahwa
disetiap tempat kita berinteraksi dengan orang lain selalu terdapat potensi
konflik. Hal ini terjadi dikarenakan stiap orang memiliki keunikan tersendiri.
Untuk mengatasi atau menghindari
sebuah konflik maka diperlukan sebuah manajemen konflik. Upaya pencapaian
tujuan tidak hanya dilakukan melalui mengalahkan saingan, melainkan juga
didapat melalui kerjasama dan kolaborasi.
Dalam konflik anta individu ada tiga penyelesaian, yaitu Win-Win Solution, Win-Lose Solution, dan Lose –Lose Solution. Untuk selanjutnya mari kita bahas satu persatu:
Dalam konflik anta individu ada tiga penyelesaian, yaitu Win-Win Solution, Win-Lose Solution, dan Lose –Lose Solution. Untuk selanjutnya mari kita bahas satu persatu:
·
Win-Win
Solution adalah solusi dimana kedua pihak yang berkonflik sama – sama
diuntungkan. Artinya disepakati sebuah solusi dimana setiap kepentingan dari
pihak – pihak tersebut tercapai dan tidak ada yang dirugikan
·
Win-Lose
Solution adalah solusi dimana salah satu pihak diuntungkan dan pihak yang
lain dirugikan. Artinya kepentingan salah satu pihak tercapai namun kepentingan
pihak yang lain tidak tercapai .
·
Lose-Lose
Solution adalah solusi dimana kedua pihak yang berkonflik sama – sama
dirugikan. Artinya Kpentingan kedua belah pihak sama tidak tercapai dan
keduanya dirugikan.
Namun bagaimana bila pihak yang
berkonflik sudah bukan merupakan individu lagi melainkan sebuah kelompok?
Misalkan berkaitan bila kita telah masuk dalam sebuah keorganisasiian.
Menurut Pondy (dalam Luthans,
1983: 382 – 382) mengemukakan pendekatan konseptual utama untuk
mengelolankonflik keorganisasian yakni :
·
Bargaining
Approach : metode ini dapat digunakan bila yang menjadi sumber konflik
adalah sumber daya. Solusinya adalah dengan membagi secra merata kesempatan memperoleh
sumber daya atau mengurangi keinginan untuk mendatkan sumberdaya
·
Beureaucratic
Approach : metode ini dapat digunakan bila terjadi konflik antara atasan
dan bawahan, seperti atasan ingin mengendalikan bawahannya namun mereka menolak
untuk dikendalikan. Solusinya ialah mengganti aturab birokratis yang bersifat
impersonal menjadi personal
·
System
Approach : apabila kedua pendekatan diatas gagal, maka solusi ini yang
dapat diambil yaitu pendekatan secara horizontal. Ada dua solusi dalam
pedekatan ini yaitu :
1.
Mengurangu perbedaan terhadap tujuan dengan
mengubah insentif, atau melakukan seleksi yang sesuai
2.
Mengurangi saling ketergantungan fungsional
dengan mengurangi ketergantungan pada penggunaan sumberdaya bersama – sama,
dengan mengurangu tekanan untuk konsensus
No comments:
Post a Comment