Friday, August 23, 2013

Resume Seminar | Charla Apria (16313169)


Hari ini pada tanggal 23 Agustus 2013, OSKM 2013 ini mengadakan seminar dengan 4 pembicara yang sangat memotivasi kita, dengan host kak Maria Selena yg memandu acara,yaitu putri Indonesia 2011 yg merupakan alumni SBM ITB. Berikut adalah penjelasan singkat dari apa yang mereka paparkan.

Gita Wirjawan (menteri perdagangan RI)Indonesia. Menurut beliau Indonesia adalah negara dengan potensi yang sangat besar dengan sumber daya manusia maupun alam yang besar punya. Kita memiliki banyak sumber daya alam yang dapat manfaatkan, sayangnya kita kekurangan teknologi. Masyarakat sekarang banyak yang kehilangan rasa cinta terhadap produk-produk negara Indonesia sendiri, contohnya gadget-gadget yang kita pakai sekarang berasal dari negara asing. Hal ini menyebabkan perekonomian Indonesia yang kurang tinggi dibandingkan negara-negara lain yang sebenarnya kita mampu untuk membuat gadget hebat seperti mereka, tetapi tidak di dukung masyarakat Indonesia dengan cara membelinya. Korea Selatan merdeka setelah Indonesia namun sekarang negara mereka lebih maju perekonomiannya bahkan bukan hanya hasil teknologi mereka saja yang diekspor tetapi juga budaya mereka seperti yang terjadi di Indonesia sekarang. Ada yang mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkembang di Jakarta sebagai ibu kota, tetapi masyarakat tidak boleh berfikir seperti itu. Padahal sekarang, perkembangam di luar pulau jawa sebenarnya sudah tumbuh dan berkembang pesat.Maka dari mahasiswa ITB, calon pemimpin masa depan, harus nisa memanfaatkan potensinya di negara sendiri, harus bisa memajukan negara sendiri, jangan mengabdi kepada negara asing.Hanya pemuda, yang akan merubah negara ini.

Indra Hidayat (WANADRI)WANADRI adalah Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung. Seperti yang d katakan pada seminar Indonesia adalah negara dengan kurang lebih 17.000 pulau akan tetapi tidak semua pulau-pulau d huni oleh masyarakat, masih banyak pulau yang kosong d Indonesia. Para anggota WANADRI ini harus kita apresiasi , bahkan kita perlu memdukungnya karena mereka memiliki semangat yang tinggi untuk mejelajahi negara kita yang indah ini dengan berbagai daerah yang bahkan belum pernah dikunjungi bahkan mereka membuat nonumen soekarno-hatta untuk menandai bahwa itu pulau kita . WANADRI juga telah mengharumkan nama bangsa dengan Ekspedisi terakhir mereka yaitu mendaki tujuh gunung tertinggi di dunia dan hasilnya sukses. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa ITB harus menjaga negara kita yang tercinta ini agar tetap indah. Dan mau menjaga negara kita dengan hati kita, dengan kesadaran kita bahwa hanya kitalah yang dapat menyelamatkan Indonesia.

Ibu Tri Mumpuni.
Beliau mengatakan bahwa , setiap manusia mempunyai pikiran dan hati yang harus d satukan agar menghasilkan rasa empati dan akal sehat, dan kita tidak boleh menggunakan pikiran atau logika kita maka ini akan menghasilkan seseorang yang tidak manusiawi. Karena sebenarnya masih banyak daerah - daerah tertinggal yang ada di Indonesia . Ibu mumpuni telah menjelajah banyak daerah dan menemui daerah yang tidak ada listrik, sehingga, anak - anak desa yang ingin belajar menjadi terhalang , dan bahkan mereka harus berjalan jauh sekali untuk sampai ke sekolahnya . Maka dari itu tugas kita kedepan adalah memajukan dan membantu anak- anak desa yang tertinggal dengan semangat yang tinggi mencapai cita- citanya . Kita harus menggembangkan potensi kita untuk negara kita Indonesia dan tidak untuk negara-negara asing.

Saska (CEO Riset Indie)
Riset Indie adalah sebuah riset yang indipenden yaitu riset ini tidak bergantung pada satu hal namun banyak hal yang menyangkut masalah-masalah yang berbeda di lihat dari banyak aspek. Riset ini telah melakukan banyak proyek seperti kamera polaroid, yang awalnya ingin tetap agar kamera polaroid tidak kalah saingan dengan kamera digital, ternyata berwirausaha itu sangat susah. Kemudian allinea, yaitu animatronik berwujudkan alien, dan yang akan datang dilaksanakan pada September ini yaitu Angkot Day. Proyek yang terakhir ini sangatlah menarik, pada proyek ini Riset Indie akan mencharter satu angkot Kalapa-Dago dan penumpang yang akan naik ke angkot sampai sore hari ini tidak dikenakan biaya lalu angkot ini juga akan d buat senyaman mungkin, dan kak saska akan melakukan survei apakah masyarakat senang dengan keadaan angkot seperti ini . Ini adalah salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan di Bandung . Dan kita harus mau peduli dan ikut berpartisipasi !

No comments:

Post a Comment