Dalam menghadapi suatu permasalahan seorang mahasiswa
haruslah memiliki pola pikir K3, yaitu kritis, kreatif, dan konstruktif. Ketiga
unsur pola pikir ini saling mendukung satu sama lain. Dengan menggabungkan
ketiganya, kita akan mendapat solusi dari suatu permasalahan yang bisa dikatakan
tidak hanya impian belaka, namun dapat direalisasikan.
Kritis. Merupakan sifat yang membuat seseorang dapat melihat
secara peka berbagai sisi dari suatu masalah. Karena dengan memiliki sikap
kritis kita tidak akan menerima suatu informasi secara mentah-mentah, namun
menganalisanya secara mendalam dan tajam. Kemampuan ini tidak bisa dihiraukan
begitu saja, karena dengan pola pikir kritis, kita akan menjunjung tinggi nilai
kebenaran ilmiah.
Kreatif. Dalam menemukan solusi dari suatu permasalahan diperlukan
pemikiran yang kreatif. Suatu pemikiran yang baru, yang orisinil dari otak si
pemberi solusi itu. Dalam era ini seorang mahasiswa tentu harus memiliki sifat
ini untuk menjawab segala permasalahan global yang semakin rumit dan kompleks. Diperlukan
ilmuan-ilmuan, teknisi, insan-insan yang kreatif mengutarakan idenya yang baru
dan out of the box untuk mengubah dan
memperbaiki dunia.
Konstruktif. Sifat kritis dan kreatif saja tidak cukup untuk
menyelesaikan suatu masalah. Banyak mahasiswa yang mempunyai banyak ide
kreatif, namun ide itu hanyalah wacana belaka karena mereka tidak mampu membangun
ide itu sebagai suatu hal yang riil dan biasanya mereka malah menjatuhkan
ide-ide itu bukannya membangunnya. Suatu ide, dan pikiran haruslah dapat dibangun
secara runtun, terstruktur, dan realistis. Dalam berfikir konstruktif kita
dapat menghargai ide orang lain, sehinggatidak melanggar nilai-nilai kearifan
lokal. Dengan berfikir secara konstruktif ide-ide itu bukan hanyalah wacana
semata, namun suatu hal hebat yang dapat direalisasikan.
Tidak dapat dipungkiri, ketiga sikap tersebut sangat
dibutuhkan kita sebagai mahasiswa yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa ini. Yang dapat menghasilkan solusi dari permasalahan bangsa tanpa
melupakan unsur-unsur kearifan lokal, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan lingkungan.
oleh Wahyu Nurina-SAPPK-19913069
No comments:
Post a Comment