HAKIKAT DAN VISI HIDUP BERDASARKAN KETUHANAN KEBEBASAN SUBSTANSIAL
Resume mentoring 24 Agustus 2013 :
Hakikat hidup adalah bagaimana cara seseorang ada di dunia ini . Tentunya sebagai islam kita harus memandang itu secara islam. Tujuannya untuk beribadah kepada Allah. Manusia di ciptakan di dunia sebagai khalifah . Dan ada beberapa kewajiban di dunia.
Visi hidup untuk hidup kita terarah . Visi hidup harus di landasi oleh hakikat hidup. Secara rasional Tuhan itu ada karena kita hidup pasti ada penciptanya. Maka Allah adalah Tuhan kita. Dan satu - satunya Tuhan yang benar , karena islam agama yang rasional . Oleh sebab itu kita harus mengenal Allah . Kenali Allah dengan sifat2 asmaul husna.
Maka dari itu kita harus melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya dan kita harus menjadikan Allah sebagai tujuan kita .
Ada quote Buya Hamka: "kalo cuma hidup babi hutan juga bisa, kalo cuma makan kera juga bisa" maka kesimpulannya kita sebagai manusia harus bisa melakukan hal yang lebih.
Iman itu harus d lisankan harus di perkuat dari hati . Kita harus beragama karena untuk mengisi kekosongan. Maka al-quran adalah sebuah mukjizat karena Allah akan tetap menjaga keasliannya.
Toleransi : "lakum dinukum waliadin" yang artinya agama mu agamamu bagiku agama ku agama ku. Toleransi itu boleh tadi tidak boleh membenarkan ajaran yang salah . Kita harus tetap bersosialisasi tetapi harus tetap pada akidahnya . Kita harus senantiasa berbuat baik kepada siapapun meskipun dia jahat kepada kita .
Makna dari kebebasan substansial tidak mengganggu kebebasan orang lain , dan kita bebas menentukan visi.
Islam yang benar harus berpedoman pada hadist dan al-Quran . Kita harus banyak - banyak bertanya tentang kaidah agama kita . Dan jangan sampai kita mencari jawaban yang salah .
No comments:
Post a Comment