Friday, August 23, 2013

Pola Pikir K3 oleh M. Emirsaid Sadikin FTTM


Pola Pikir K3 adalah suatu cara berfikir yang diharapkan agar berkembang pada seluruh mahasiswa ITB dalam menyelesaikan atau memecahkan suatu masalah. Seluruh mahasiswa ITB harus memiliki pola pikir seperti pola pikir K3. Pola piker K3 terdiri dari 3, yaitu:

1.     Kritis adalah suatu pola pikir yang tidak langsung menerima dengan mudah dari apa yang sudah ada, melainkan suatu pola pikir yang harus ada bukti validnya. Pola pikir kritis juga tidak hanya dilihat dari satu sudut pandang. Tetapi, harus dilihat dari berbagai macam sudut pandang. 
2.     Kreatif adalah mampu membuat sesuatu yang baru atau bisa disebut dengan out of the box. Dengan pola pikir kreatif seluruh mahasiswa ITB dituntut untuk menciptakan suatu jalan yang baru dalam mengatasi masalah.
3.     Konstruktif bisa juga disebut sebagai pelengkap dari pola pikir kritis dan kreatif. Dalam menyelesaikan masalah, pola pikir konstruktif harus memberi saran yang membangun orang lain ataupun diri kita sendiri.

Selain pola pikir K3, terdapat beberapa langkah yang di sebut juga dengan Design ThinkingDesign Thinking adalah suatu pemikiran dalam bagaimana caranya untuk menemukan solusi dalam konsep atau sebuah rancangan yang nyata.  Design Thinkingterdiri:

1.     Empathize: Empathize adalah mengamati apa yang terjadi. Dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan (What, How, & Why). Why dijawab melalui metode PESTEL (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Environment, & Legal)
2.     Define: Define adalah memilah pendapat setiap individu
3.     Ideat: Ideat adalah tahap dimana kita harus mencari solusi dari permasalahan
4.     Prototype: Prototype yaitu implementasi. Mengimpletasikan dengan nyata
5.     Test: Test adalah tahap untuk mengevaluasi dari prototype yang sudah kita buat


Dapat disimpulkan bahwa pola pikir k3 dan design thinking sangat amat dibutuhkan oleh para mahasiswa ITB menyelesaikan suatu masalah.

mohamad emirsaid sadikin 16413262




No comments:

Post a Comment