Sunday, August 25, 2013

Hasil Observasi Sabtu, 24 Agustus 2013

OBSERVASI


REVIEW:
Narasumber I          : Mbak Rika
Alamat                    : Jalan Sekeloa 11
Pekerjaan                : Pedagang

             Permasalahan sampah di daerah Sekeloa menurut narasumber yang disebutkan di atas adalah banyaknya sampah berserakan yang ada di daerah sekitar sungai atau selokan. Namun, permasalahan sampah tersebut kurang berpengaruh terhadap daerah yang ditinggali narasumber tersebut. Karena tempat tinggal narasumber berada di area yang cukup tinggi dan jauh dari sungai atau selokan utama yang berada jauh di bawah tempat tinggalnhya.
Menurut narasumber, jalur sanitasi sering macet dan pernah sesekali banjir. Dan sering tercium bau tidak sedap yang bersumber dari selokan tersebut. Ditambah lagi apabila setelah hujan, pasti akan tercium bau yang menyengat disertai banjir atau luapan air selokan tersebut. Namun pada saat terjadi banjir tersebut, penduduk yang arenya tergenang tidak perlu mengungsi. Hal yang membuat miris, daerah yang paling parah terkena dampak negative dari sampah itu adalah daerah sekitar Kantor Kelurahan. Dan lebih parahnya lagi, sampai saat ini belum pernah ada tindakan dari pihak Pemerintah Desa. Sudah jelas, dari Pemerintah Desa asaja tidak ada kepedulian sama sekali, apalagi dari Pemerintah Kota.
Bersumber dari Mbak Rika, pengelolaan sampah sudah diatur oleh warga sekitar. Jadi, memang sudah ada petugas yang bertugas untuk mengambil sampah pada setiap rumah di tiap paginya. Dengan bermodal Rp 18.000,00 tiap bulan, tiap rumah mendapat pelayanan pengambilan sampah setiap harinya. Namun kenyataannya, masih banyak sampah yang berserakan dan yang paling parah banyak tersebar di selokan. Menurut narasumber, sampah tersebut lebih banyak berasal dari para pengguna jalan yang lewat dan sama sekali tak bertanggungjawab ketika membuang sampah sembarangan. Dan pengguna jalan yang sering lewat adalah dari golongan pelajar dan mahasiswa.
Harapan besar dari Mbak Rika demi terselesaikan masalah yang sudah mendasar itu adalah bisa terwujudnya  kegiatan bersih-bersih atau kerja bakti antarwarga sekitar demi kenyamanan bersama. Selain itu, beliau berharap dalam penanggulangan sampah tersebut tidak hanya berupa tindakan dari pemerintah, namun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar sangatlah penting.





Narasumber II        : Mas Dadang
Alamat                    : Jalan Sekeloa
Pekerjaan                : Pedagang



Narasumber di atas merupakan pemilik warung di daerah yang lebih rendah dari sekitarnya. Narasumber ini sudah lama tinggal di daerah sini. Daerah sekeloa ini sudah lama tidak terurus. Sekitar 20 tahun yang lalu di daerah ini sudah bertumpuk banyak sampah dan membuat warga seiktar sangat tidak nyaman. Sampai sekarang pun daerah ini masih kotor bahkan daerah ini tambah parah. Sekitar 10 tahun yang lalu daerah ini sudah kebanjiran walaupun tidak terlalu parah.
Narasumber tersebut juga merasa tidak nyaman dengan lingkungannya sendiri. Kesadaran masyarakat sekitar pun masih kurang. Salah satu bukti bahwa kurangnya kesadaran masyarakat sekitar yaitu kerja bakti yang sangat jarang, bahkan setahun bisa dihitung hanya beberapa kali. Rumah narasumber juga terkena banjir kalau cuaca sedang hujan.
Daerah ini juga tidak diperhatikan oleh pemerintah. Lurah di daerah ini tidak melakukan kebijakan apapun, bahkan lurah ini melempar tugasnya ke bawahannya yaitu ketua RW lalu turun lagi ke ketua RT. Di depan kantor kelurahan termasuk daerah dengan sampah yang termasuk lebih banyak dari yang lain. Di got-got yang terdapat di pinggir jalan ada bekas pembakaran sampah.
Harapan narasumber adalah adanya perhatian lebih dari masyarakat sekitar untuk membersihkan lingkungannya sendiri dan pemerintah sekitar mau melakukan kerja bakti rutin dan mengajak warganya. Selain itu, narasumber berharap sekali masyarakat yang lewat ataupun yang tinggal sementara di daerah ini.




  




Narasumber III            : Ibu Eti Rosita dan suami
Alamat                         : Jalan Sekeloa
Pekerjaan                    : Pedagang gorengan

Review Wawancara    :
Berikut adalah poin-poin penting dari wawancara kepada narasumber yang merujuk pada sungai yang berada dekat daerah itu :
·         Anak-anak mahasiswa, terutama mahasiswa baru sering mengadakan kegiatan semacam kerja bakti untuk membersihkan daerah ini.
·         Dahulu sungai di daerah ini tergolong lebar. Namun karena kondisi perekonomian warga sekitar sungai sudah semakin baik, mereka mulai membangun rumah hingga ke tepian sungai sehingga menyebabkan lebar sungainya semakin sempit.
·         Kesadaran warga, terutama warga pendatang seperti mahasiswa akan kebersihan di lingkungan ini sangat kurang. Contohnya diantara mereka banyak yang tidak mau membayar iuran kebersihan.
·         Aktivvitas kerja bakti yang dilakukan di daerah ini dilakukan hanya pada saat-saat tertentu, seperti ketika acara 17 agustusan, dan ketika ada penjabat tinggi yang datang ke daerah ini.
·         Bau sampah yang berasal dari sungai di daerah ini sangat menyengat. Dahulu sungai di daerah ini hanya mengalirkan air saja. Namun sekarang hamper semua rumah yang ada di tepi sungai membuang sampah rumahannya di sungai ini, terutama dari rumah-rumah yang berada di daerah hulu. Sampah yang dibuang pun beragam jenisnya, seperti sampah plastik, bahkan kasur bekas pun sering dibuang ke sungai ini. Tidak jarang air dari sungai ini meluap sampai membanjiri masjid yang berada di dekat sungai itu ketika hujan besar melanda.
·         Narasumber berharap kepada kita saat sudah menjadi penjabat yang tinggi nanti agar dapat memperhatikan masalah-masalah yang di daerah ini dan berguna bagi masyarakat banyak.

·         Masyarakat bisa diberikan penyuluhan tentang kebersihan asal ada izin terlebih dahulu. Perizinan dapat dilakukan melalui RT/RW atau kelurahan, tetapi tidak disarankan melalui kecamatan, karena akan dipersulit.
Dokumentasi



Solusi atas permasalahan kebersihan yang ada di daerah sekeloa:
  • 1.    Kesadaran warga akan pentingnya kebersihan lingkungan di daerah ini harus ditingkatkan. Kegiatan kerja bakti yang dilakukan warga harus lebih digiatkan dan diperbanyak lagi.
  • 2   Perhatian pemerintah harus lebih diperbanyak lagi terhadap daerah ini. Tegakkan aturan yang berkaitan dengan pembangunan rumah di tepi sungai. Jangan ada bangunan liar lagi yang membuat sungai menjadi semakin sempit. Serta, perbanyaklah fasilitas pembuangan sampah di daerah sekeloa ini.
  • 3.     Membuat mural atau gambar – gambar yang menarik yang menggambarkan hal – hal yang akan terjadi sebagai dampak – dampak negative yang akan menimpa warga apabila tidak menjaga kebersihan dan membuang sampah sembarangan.


No comments:

Post a Comment