Visi Ketuhanan
Visi berasal dari kata vision yang artinya pandangan. Visi adalah
tujuan kita kedepan. Untuk mewujudkan visi tersebut, perlulah sebuah misi. Dalam
islam, visi manusia tidak lain adalah tujuan manusia hidup di bumi ini. Yaitu menjadi
khalifah di bumi. Khalifah yang dimaksud adalah kita sebagai manusia harus bisa
menjadi pemimpin di bumi ini, pemimpin diri sendiri, pemimpin keluarga, bahkan
pemimpin bagi bangsa kita sendiri. Sebuah visi manusia harus dilandaskan atas
dasar ketuhanan. Semua yang kita lakukan harus melibatkan Allah. Apa yang kita
lakukan harus diniatkan kepada Allah. Kita harus mencari ridho Allah. Mengapa demikian?
Karena kita pada akhirnya akan kembali kepada Allah, Sang Pencipta. Allah adalah
raja diatas segala-galanya.
Tuhan telah mendefinisikan “jalan
yang lurus” dalam kitab suci. Inilah jalan yang mesti ditempuh oleh setiap
manusia agar keselamatan di dunia dan akhirat bisa didapat. Manusia mesti
menyadari adanya jalan ini sejelas-jelasnya. Bahwa jalan ini tidak menyangkut
ritual ibadah semata seperti yang sering diungkapkan sekularis. Dia menyangkut
segala aspek dalam kehidupan. Adapun fase kehidupan manusia berawal dari Rahim ibunya
yang kemudian hidup di bumi untuk menjalankan kewajiban dariNya serta
meninggalkan laranganNya. Selanjutnya adalah manusia pasti akan mati (di alam
kubur). Di alam kubur, ada siksa kubur, dimana manusia yang banyak melakukan
dosa di dunia. Lalu seluruh umat manusia akan dibangunkan oleh Sang Pencipta
untuk dikumpulkan di padang Mahsyar, kemudian dihisab amal baik dan buruknya. Dan
terakhir adalah alam akhirat (surga atau neraka) dimana manusia hidup disana
selama-lamanya. Jadi, lakukanlah selalu amal baik di dunia ini, karena ini
adalah alam sementara kita. Lakukan semua perbuatan berdasarkan visi ketuhanan……
Cinta Tanah Air
Cinta Tanah Air adalah sikap yang harus ditanamkan di
dalam diri mahasiswa. Cinta tanah air meliputi dengan mengenal Identitas
Bangsa. Identitas bangsa merupakan tanda pengenal kemanapun kita pergi bahwa
kita adalah bagian dari bangsa Indonesia. Pengenalan akan identitas bangsa tidak
hanya sekedar menambah wawasan, sebab percumalah segala hikmat tanpa memberinya
bagi sesama. Maka identitas bangsa yang sudah dikenal wajib untuk dibagikan dan
diinspirasikan kepada orang lain. Setelah mengenal Identitas bangsanya maka
setiap mahasiswa yang telah ada diharapkan untuk jatuh cinta terhadap tanah air.
Rasa cinta akan memudahkan kita melakukan sesuatu bagi bangsa ini terlepas dari
beragam masalah yang ada. Karena cinta berarti memberi bukan menerima.
Lalu apa itu visi kebangsaan?
Visi kebangsaan merupakan rencana jangka panjang yang
ditujukan bagi bangsa Indonesia. Visi berdasarkan keTuhanan yang telah dibuat
diawal akan ditajamkan lagi dengan menambahkan visi kebangsaan. Sebab bukan
sembarangan Tuhan menaruh kita di bangsa ini. Kita diciptakan berada di bangsa
ini untuk menjadi jawaban dari segala pertanyaan yang ada di bangsa ini. Namun
saat ini, bangsa Indonesia justru sering sekali menelan mentah-mentah budaya
bangsa asing tanpa memperhatikan akibat yang akan diterima oleh Indonesia
sendiri. Diharapkan kita sebagai mahasiswa, calon calon pemersatu, harus
memperbaiki bangsa Indonesia ini dengan melakukan segala sesuatu berdasarkan
visi kebangsaan.
Urgensi Kemahasiswaan
Pengertian Urgensi jika dilihat dari bahasa latin bernama “urgere”
yaitu kata kerja yang berarti mendorong dan jika dilihat dari bahasa inggris
bernama “urgent” yang memiliki arti kata sifat. Menurut kamus bahasa Indonesia,
Urgensi adalah hal yang sangat penting atau keharusan yang sangat mendesak
untuk diselesaikan, dengan demikian mengandaikan ada suatu masalah dan harus
segera ditindak lanjuti.
Urgensi kemahasiswaan yang akan saya bahas disini ada 4:
- Falsafah
- Tri Dharma
- Pendidikan
- Penelitian
- Pengabdian Masyarakat
- Popope (Posisi Potensi Peran). Posisi yang dimaksud adalah kita harus menjadi masyarakat sipil terpelajar. Potensi yang harus dimiliki yaitu, idealis, kreatif, semangat, kritis, multidisiplin ilmu, independen, dan link. sedangkan peran kita yaitu:
- Agent of Change. Dimana kita diharapkan membawa perubahan menjadi yang lebih baik untuk Indonesia.
- Iron Stock. Dimana kita diharapkan menjadi besi-besi muda. Maksudnya, kita diharapkan menjadi cadangan untuk para penerus bangsa Indonesia.
- Guardian Value. Dimana kita diharapkan untuk selalu menjaga nilai-nilai moral bangsa Indonesia
- Arah Gerak
- Vertical : Arah gerak kita langsung ke pemerintah, seperti mengomentari sebuah kebijakannya.
- Horizontal : Arah gerak kita untuk menangani sebuah permasalahan dengan merangkul masyarakat-masyarakat sekitar.
- Kabinet Mahasiswa
Kongres menempati jabatan paling atas yang membawahi kabinet, Tim Beasiswa dan MWA-WM (Majelis Wali Amanat- Wakil Mahasiswa). hubungan antar kongres dan MWA-WM tidak mengikat. Sedangkan hubungan kongres dan Tim Beasiswa mengikat. Kabinet bertugas untuk membuat program kerja yang nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada kongres. Kabinet juga berkoordinasi dengan Tim Beasiswa dan MWA-WM dengan ditandainya garis putus putus dua arah. Selain itu kabinet juga berkoordinasi dengan HMJ dan Unit. Dan yang paling bawah adalah segenap mahasiswa ITB.
- Budaya Kampus
- Menulis
- Dekat dengan Alam
- Peduli Lingkungan
- Dekat dengan Masyarakat
- Integritas Akademik
- Apresiasi
- Diskusi
- Inovasi
- Mau Memimpin
- Kewirausahaan
- Wawasan Kebangsaan
Oleh: Nailnabilla Zain 16013084 - FMIPA

No comments:
Post a Comment